GLUNDANG

GLUNDHANG

Berdiri 26 July 1955

Desa Tamanan Kecamatan Tamanan ; Desa Kemirian Kecamatan Tamanan

SINOPSIS

Glundhang, pada awalnya jenis kesenian ini digunakan untuk mengiringi getakan atau pelepasan burung merpati, dimana merpati tersebut di hitung oleh pemiliknya dengan berjodoh-jodoh untuk dilepas dari kandangnya.

Setelah merpati tersebut kembali ke kandang dan bertambah banyak dari sejumlah jodoh yang dilepas, maka ditabuhlah GLUNDHANG tersebut oleh keluarga dan tetangga pemilik merpati.

Namun pada perkembanganya sekarang GLUNDHANG menjadi sebuah alat musik yang unik karena semua bilahan gamelannya terbuat dari kayu.

***

Glundhang, initially this type of art used as the music when the owner of pigeons release it, pigeons which are counted by the owner with the paired-mate to be released from his cage.

Once the pigeon was returned to the cage and multiply from a mate who is released, then the music, GLUNDHANG, started, the music done by family and neighborsof  pigeon’s owners.

nowadays, GLUNDHANG become unique musical instrument because using gamelan made of wood

One thought on “GLUNDANG

  1. semasa kecil saya (1974-1979) Seni Glundhang ini masih tersebar luas di seluruh desa di Bondowoso…
    namun kini tinggal beberapa saja yang masih mempertahankannya…

    pemerintah daerah cq dinas pariwisata dan yang terkait diharapkan tuk kembali mempertahankannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s